Pendampingan Literasi Keuangan Bagi Siswa SMK NU 1 Karanggeneng
Keywords:
Literasi Keuangan, Pendampingan, Pendidikan Vokasi, Project-Based LearningAbstract
Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar vokasi menjadi tantangan serius dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri dan siap menghadapi dunia kerja maupun wirausaha. Siswa SMK NU 1 Karanggeneng menunjukkan keterbatasan pemahaman dalam pengelolaan keuangan pribadi, penyusunan anggaran, pencatatan arus kas, serta pengambilan keputusan finansial yang bijak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan layanan keuangan daring. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan siswa melalui pendampingan yang bersifat praktis, aplikatif, dan berbasis kebutuhan nyata pelajar vokasi. Metode yang digunakan adalah project-based learning melalui simulasi pengelolaan keuangan pribadi dan usaha kecil, penyusunan anggaran, pencatatan transaksi, serta pemanfaatan aplikasi keuangan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengelola keuangan secara lebih terencana, rasional, dan bertanggung jawab. Selain itu, program ini berkontribusi dalam membentuk sikap bijak terhadap penggunaan layanan keuangan digital serta menumbuhkan mindset kemandirian dan kewirausahaan di kalangan siswa. Kegiatan ini juga menghasilkan modul literasi keuangan berbasis vokasi dan mendorong kolaborasi antara sekolah, lembaga keuangan, dan komunitas lokal. Dengan demikian, pendampingan literasi keuangan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan dalam meningkatkan kesiapan finansial dan ekonomi produktif siswa SMK.
References
Becker, G. S. (1993). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education (3rd ed.). University of Chicago Press.
Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44. https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
Otoritas Jasa Keuangan. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2022. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK). https://www.ojk.go.id
Potrich, A. C. G., Vieira, K. M., & Kirch, G. (2015). Determinants of financial literacy: Analysis of the influence of socioeconomic and demographic variables. Revista Contabilidade & Finanças, 26(69), 362–377.
Sari, D. P., & Rachmawati, Y. (2020). Pengaruh project-based learning terhadap peningkatan literasi keuangan siswa SMK. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 13(2), 112–123.
Susanti, R., Rahma, H., & Pratiwi, A. (2023). Financial literacy and economic independence among vocational students: The mediating role of entrepreneurial intention. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 20(1), 45–57.
Wardani, F. N., & Azizah, N. (2021). Pengaruh penggunaan digital payment terhadap perilaku konsumtif mahasiswa di era digital. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 9(1), 1–10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




















